5 Cara Mengatasi Stress Pasca Liburan

5 Cara Mengatasi Stress Pasca Liburan

Setelah melewati liburan hari Raya Idul Fitri maupun long weekend pada hari Raya Waisak, masyarakat kembali melakukan rutinitasnya termasuk bekerja. Nah, tak jarang yang dirasakan setelah menikmati masa libur justru bukan perasaan bahagia melainkan stres dan gangguan kecemasan.

Kondisi tersebut disebut sebagai post-holiday syndrome atau post-vacation blues. Menurut Ruairi Stewart seorang psikoterapis, beberapa orang akan merasa stres, lelah dan cemas karena pikirannya harus kembali ke lingkungan kerja yang sibuk.

“Sebagian orang merasa kesulitan untuk sepenuhnya menghentikan pikiran mereka pada pekerjaan dan membiarkan diri mereka santai. Dan akan menjadi semakin cemas memikirkan apa saja yang menunggu mereka usai liburan, pekerjaan mereka yang belum selesai, atau berbagai tagihan yang harus dibayarkan,” kata Stewart (dikutip dari Stylist.co.uk.)

Tidak mudah memang kembali berutinitas setelah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berlibur. Dibutuhkan usaha yang maksimal terhadap fisik maupun mental.

Tanda-tanda Mengalami Post-Holiday Syndrome

Kondisi yang demikian itu dapat dikatakan wajar terjadi kepada siapa saja. Namun tetap harus segera diatasi agar tidak berkelanjutan dan malah mengganggu aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, jika anda menemukan tanda-tanda di bawah ini segera lakukan penanganan. 

  • Gelisah dan mudah tersinggung
  • Adanya kecemasan yang berlebihan
  • Sulit tidur atau insomnia
  • Sulit berkonsentrasi
  • Gemetar dan jantung berdebar-debar
  • Suasana hati buruk

Bagaimana Cara Mengatasinya ?

Mengalami stres pasca libur panjang dapat diatas dengan berbagai cara. Pada artikel ini, kami memiliki lima cara efektif untuk anda yang sedang mengalami post-holiday syndrome, yakni sebagai berikut :

1. Merapikan Rumah

Banyak rumah yang ditinggal oleh pemiliknya selama liburan. Tak jarang hal itu akan membuat rumah menjadi tidak karuan karena banyaknya debu dan kotoran. Melihat rumah yang berantakan pastinya akan membuat anda malah stres. 

Maka dari itu, luangkanlah waktu sebelum kembali berhadapan dengan lingkungan kerja untuk merapikan rumah anda. Menyapu, mengepel, mencuci baju-baju kotor yang dibawa ketika liburan, dan lain sebagainya.

Bahkan anda juga dapat mengatur kembali posisi barang-barang yang ada di rumah agar suasananya menjadi lebih fresh. Atau memilah kembali barang yang sudah jarang digunakan sehingga rumah akan terlihat lapang. Hal ini pasti dapat membantu menaikkan mood anda.

5 Cara Mengatasi Stress Pasca Liburan

2. Jagalah Kesehatan

Faktor utama untuk dapat mencegah gejala stres maupun depresi yaitu dengan menjaga kesehatan diri. Luangkanlah waktu untuk rutin berolahraga minimal berjalan kaki di pagi hari atau dengan melakukan yoga. Dengan berolahraga, maka hormon endorfin semakin meningkat sehingga perasaan bahagia akan timbul dan menaikkan mood sepanjang hari.

Selain itu, anda juga harus tetap mengatur pola makan dan menjaga kualitas tidur anda setelah liburan. Karena biasanya, masa liburan kebanyakan akan mengubah pola makan dan juga waktu tidur anda. Dan pola hidup yang berantakan dapat membuat suasana hati anda lebih buruk. 

Sebelum akhirnya kembali melakukan rutinitas, baiknya lakukan penataan ulang aktivitas anda seperti sedia kala.

3. Melakukan Hal-hal Baru

Ada kalanya ketika anda pergi ke suatu daerah selama liburan, anda  menemukan beberapa budaya atau kebiasaan baru dari daerah tersebut. Dengan berbekal hal tersebut, anda dapat membawa suasana baru ketika kembali ke rumah.

Mempelajari bahasa sekaligus mengaplikasikannya, meniru gaya berpakaian atau cara bermasak dan berbagai hal baru yang ditemukan ketika anda berlibur ke daerah tertentu. Hal-hal menarik itu akan membuat anda menjadi tidak bosan dan rasanya seperti masih menjalani liburan.

 4. Luangkan Waktu untuk Sekedar Bersantai

Alangkah lebih baiknya jika anda tidak kembali ke rumah dalam waktu yang mepet dengan dimulainya rutinitas anda. Paling tidak, anda dapat menyisakan waktu satu hari sebelum rutinitas anda dimulai. 

Sisa waktu tersebut dapat digunakan untuk bersantai sejenak, misalnya berendam air panas, pergi ke salon atau mengitari lingkungan sekitar rumah anda. Dan perlu diingat bahwa gejala stres setelah liburan ini hanya akan terjadi beberapa hari saja sehingga sikapilah secara santai. 

Maka dari itu, jangan habiskan semua jatah liburan yang anda dapatkan untuk berlibur. Sisakan minimal sehari untuk menyiapkan fisik dan hati anda agar lebih siap menjalani rutinitas pada biasanya.

5. Melihat Kembali Dokumentasi Liburan

Meningkatkan suasana hati dengan melihat kembali dokumentasi, baik foto maupun video selama anda berlibur adalah cara yang tepat. Anda dapat memilah-milah dan mengeditnya untuk kemudia dibagikan ke sosial media atau dipajang di rumah anda.

Selain itu, anda juga dapat menuangkan cerita maupun ulasan di balik foto dan video tersebut ke dalam sebuah blog. Cara ini sangat efektif untuk membuat anda merasa lebih baik. Dan pastinya akan sangat bermanfaat juga untuk orang lain yang ingin mendapatkan berbagai informasi mengenai destinasi yang anda kunjungi.


Leave a Reply

Your email address will not be published.